Dhuha Time: Refleksi Memperkuat Iman

Tahun baru 2021 tidak membuat SPEMUTU, sapaan akrab SMP Muhammadiyah 1 Gresik berdiam diri dalam menyongsong semester genap. Meski dalam kondisi pandemi covid 19 dan disaat pembatasan sosial di wilayah Gresik, Spemutu bekerjasama dengan SD Muhammadiyah Komplek Gresik tetap mengadakan kegiatan untuk meningkatkan silahturahmi dengan siswa, walisiswa dan masyarakat di lingkup PCM Gresik dengan mengadakan kegiatan Dhuha Time yang diadakan setiap hari kamis di masjid Taqwa komplek perguruan Muhammadiyah Kec Gresik, JL KH Kholil No 90. Dhuha time ini dilaksanakan via aplikasi live zoom dengan menghadirkan narasumber bapak Drs. Moh. In’am, M.PdI (Kamis, 7/1/2021).

Dihubungi via whatsapp Pak Romi, sapaan Mukromin Latief, S. Pd. Selaku Wakaur Progam Pembinaan Kehidupan Islami dan Networking ( P2HIN ), kegiatan dhuha time ini memang rutin diadakan di Spemutu, selain menambah amalan ibadah, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah ilmu baru karena yang menyampaikan kajian ini adalah para ustadz yang sudah mempunyai nama dan jam terbang tinggi di wilayah Kabupaten Gresik.

Pekan ini, tema pengajian dhuha time adalah Refleksi Surah Al – An’am Ayat 151. Disampaikan pak In’am, sapaan Drs. Moh. In’am, M.PdI selaku Penasehat Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Gresik bahwa dalam tahun 2021 ini adalah moment untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT karena pada hakekatnya kita manusia wajib meningkatkan kualitas hidup kita baik dalam bentuk amal ibadah maupun dalam bentuk kepribadian. Salah satunya dengan mentaati perintah Allah SWT serta menjahui larangan Allah SWT seperti tidak menyekutukan Allah SWT dan Perintah untuk kewajiban mentaati kedua orangtua.

Dihubungi terpisah via telegram. Pak Abi sapaan Abizar Purnama, S.S selaku koordiantor Lab Kreatif PCM Gresik yang juga guru pengajar di SD Muhammadiyah Komplek Gresik menambahkan bahwa kegiatan Dhuha time ini di buat untuk mengisi keilmuan para ustadz ustadzah di lingkungan PCM Gresik karena arus globalisasi yang semakin deras harus di imbangi dengan ilmu pengetahuan keislaman yang baru. (BS)