Belajar Autodidak, Guru Ini Raih Juara I dalam Lomba Video Pembelajaran

Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (DIKDASMEN) PCM Gresik mengumumkan para juara dalam lomba video pembelajaran yang diikuti oleh peserta para guru yang berada di bawah naungan Majelis Dikdasmen PCM Gresik, Rabu (25/11/2020). Peserta lomba ini adalah guru SD Mugres dan guru SMP Muhammadiyah 1 Gresik.

Pengumuman lomba ini diadakan di Ruang Multimedia Majelis Dikdasmen PCM Gresik, Jl KH Kholil No 90 dan disiarkan secara langsung melalui zoom. Kategori video pembelajaran Kategori SMP, Juara I diraih oleh Nur Azizah SPd yang merupakan guru IPA kelas VIII dan IX. Sertifikat dan penghargaan secara langsung diberikan oleh Ketua Majelis Dikdasmen PCM Gresik, Ir Ahmad Subagiono. Menurutnya, “Semoga dengan adanya kompetisi ini, bisa memotivasi para guru lainnya untuk terus berinovasi dalam pembuatan media pembelajaran selama masa daring ini”.

Mengaku kaget, Azizah, sapaan akrab Nur Azizah mengungkapkan perasaan harunya ketika namanya disebut sebagai juara. Ditemui secara langsung di ruang guru Spemutu, Ia mengungkapkan bahwa ia belajar secara otodigdag (belajar sendiri) melalui informasi dari youtube atau teman sejawat. “Dalam pembuatan video tersebut saya belajar secara mandiri (otodigdag). Saya juga harus menggunakan berbagai macam aplikasi untuk pembuatan video tersebut juga untuk proses editingnya” ujar wanita yang berdomisili di Manyar ini. Lanjutnya, ia menambahkan, bahwa siapapun yang bersungguh-sungguh dalam belajar pasti bisa.

Urusan Kurikulum Majelis Dikdasmen PCM Gresik, Rufqotuz Zakhiroh SPd MPd yang sekaligus menjadi juri dalam lomba ini mengungkapkan bahwa pengadaan lomba ini bertujuan untuk memotivasi dan mengaktualisasikan kompetensi Guru dalam penerapan Teknologi Informasi dengan menghasilkan karya inovatif berupa Video Pembelajaran. “Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah Muhammadiyah di bawah naungan Dikdasmen PCM Gresik, sehingga diharapkan akan berpengaruh pada peningkatan kinerja guru dan prestasi peserta didik” ujarnya (Awiyan Subekti).