Penerapan Kultur Sekolah Metode Virtual

Selama masa pandemi, kebiasaan-kebiasaan yang terjadi di sekolah selama proses tatap muka berlangsung seakan meredup. Salah satunya adalah kegiatan Kultum yang biasanya dilaksanakan oleh SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Terjadwal secara rutin, kultum di Spemutu dilaksanakan ketika para warga Spemutu sholat duhur berjamaah dan sebelum pelaksanaan sholat Duha di hari Jumat. Sasaran kultum ini adalah para guru, juga siswa kelas VII, VIII, dan IX. Bergilir, para guru dan siswa secara terjadwal memberikan tausiyah singkat dengan berbagai macam tema. Kegiatan kultum ini biasa dilaksanakan di dalam Masjid At Taqwa Kompleks Perguruan Muhammadiyah Gresik.

Tiap sekolah harus berkreasi menemukan metode yang tepat agar pola kebiasaan yang sudah dilaksanakan ini tidak dilupakan. Ide kreatif dan inovatif yang diberikan oleh Tim Ismuba berupa Program Kegiatan Kultum Virtual seakan membangkitkan semangat yang sempat redup. Mahfudl Asyrofi, M.Si selaku Kepala Urusan Pedoman Pembinaan Kehidupan Islami dan Networking (PK2IN) mengatakan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk menjaga semangat belajar para siswa. Menurutnya, kultum adalah bagian terpenting dari sekolah Muhammadiyah karena menjadi basic atau dasar dari program keislaman. Oleh karena itu pihak yang menangani masalah keislaman dan kegamaan harus membuat program yang bisa dirasakan dan disimak oleh siswa. Sehingga program sekolah yang telah direncanakan, semakismal mungkin bisa dilaksanakan tanpa beban lanjutnya.

Kepala Sekolah Spemutu, Ahmad Ashari, S.Pd memberikan apresiasi penuh terhadap program yang diusulkan oleh tim PK2IN Untuk program PK2IN ini luar biasa, saya apresiasi sekali. Kultur di sekolah diubah menjadi virtual, ini luar biasa! ujarnya. Menurutnya ini ide yang luar biasa. Kultur di sekolah diubah menjadi virtual. Jadi kegitan pengajian, sholat duha, sholat berjamaah, muhadhoroh, dan peringatan hari besar tetap bisa dilaksanakan. Walaupun di masa pandemi seperti sekarang ini, kegiatan-kegiatan itu bisa jalan dan eksis. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk anak kita walaupun dalam bentuk virtual tutupnya.

Program ini juga mendapat dukungan dari wali murid, salah satunya adalah Saiful, S.E., M.M. Saiful yang saat ini aktif mengajar sebagai dosen akutansi di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Gresik adalah ayah dari Haruin Salsabila, siswi SMP Muhammadiyah 1 Gresik yang saat ini duduk di bangku kelas VII. Menurutnya program ini adalah program yang bagus. Ini merupakan bagian dari pendidikan akhlak dan agama ujar pria kelahiran Batu, 12 Mei 1969. Selain itu, ia menambahkan bahwa lebih baik lagi jika kegiatan kultum ini diberi tambahan Bahasa Arab. Ada tambahan Bahasa Arabnya juga bagus, karena saya ikut mendengarkan kultum ini imbuhnya