Olah Bahan Serealia, Siswa Ini Tetap Peringati Hari Santri

Selasa (22/10/2019) diperingati sebagai Hari Santri Nasional. Berdasar surat edaran Gubernur Jawa Timur Nomor : 003.3/78/033/2019, Bupati Gresik menghimbau kepada seluruh ASN/ karyawan/ karyawati, siswa/ siswi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Gresik untuk mamakai baju muslim. Jika pada Hari Batik lalu (2/10/2019) siswa Spemutu mengenakan batik, kali ini para siswa mengenakan busana muslim.

Namun, ada yang berbeda dengan proses pembelajaran kali ini. Berbusana muslim, siswa Kelas VIII D memasak bahan pangan di Laboratorium IPA SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Hal ini berkaitan dengan Bab Pembelajaran Prakarya Kelas VIII Semester Ganjil, yaitu Pengolahan Bahan Pangan Serealia, Kacang-kacangan, dan Umbi menjadi Makanan atau Minuman.

Beberapa macam menu disajikan oleh para siswa, yaitu Jasuke (Jagung, Susu, Keju), Minuman Kacang Hijau, Pohong Keju, Rujak Buah, dan Kentang Goreng. Bahan-bahan tersebut merupakan bagian dari olahan pangan Serealia, Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. Seorang siswa pengolah Singkong, Syarvina Imana Rahmadhani, mengungkapkan alasan ia memilih Singkong Keju sebagai menu pilihan. Menurutnya, singkong merupakan bahan yang mudah di dapat dan banyak orang yang minat.

Arnindya Meinar W., S.Pd selaku guru pengampu Prakarya menjelaskan bahwa praktek pengolahan seperti ini memang salah satu bagian dari pelajaran Prakarya. “Di setiap jenjang, baik kelas VII, VIII, maupun IX ada praktek pengolahan. Dengan pembelajaran seperti ini, saya bisa mengetahui betapa kreativitas anak-anak itu luar biasa. Ya, meskipun menu-menu yang disajikan sederhana, tapi melihat mereka kerja bersama itu memberikan kepuasan tersendiri bagi saya” ujarnya (Awiyan Subekti).